PARIGI MOUTONG, Toraranga.com – Dukungan pemerintah daerah terhadap pondok pesantren tak hanya dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar. Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Parigi Moutong mengusulkan enam program yang mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, bantuan operasional, pengembangan ekonomi, hingga penguatan peran pesantren di tengah masyarakat.
Rekomendasi tersebut diserahkan Ketua FKPP Parigi Moutong, Drs. H. Mubin Abidin, M.M., kepada Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase di sela-sela upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis, 22 Oktober 2026.
Dokumen itu merupakan hasil rapat kerja FKPP pada 31 Agustus 2026 dan ditandatangani oleh perwakilan 19 pondok pesantren di Kabupaten Parigi Moutong. Enam usulan tersebut diharapkan menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan dan alokasi anggaran pembangunan.
Salah satu rekomendasi berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. FKPP mengusulkan agar santri lulusan pondok pesantren di Parigi Moutong mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri, terutama di kawasan Timur Tengah.
FKPP juga mengusulkan agar para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di luar negeri kembali ke daerah untuk mengabdikan ilmu dan keahliannya kepada masyarakat.
Di bidang kelembagaan, FKPP meminta pemerintah daerah mengalokasikan bantuan dana operasional bagi pondok pesantren dan organisasi FKPP setiap tahun anggaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang keberlangsungan kegiatan pendidikan sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mengoordinasikan pesantren.
Penguatan ekonomi menjadi usulan berikutnya. FKPP mendorong pemerintah daerah mendukung pengembangan usaha yang disesuaikan dengan potensi masing-masing pesantren. Dukungan pendanaan diperlukan agar pesantren dapat membangun kemandirian ekonomi untuk menopang operasional dan kegiatan pendidikan.
Pada aspek infrastruktur, FKPP mengusulkan bantuan pembangunan dan rehabilitasi sarana serta prasarana pondok pesantren. Usulan ini ditujukan untuk mendukung tersedianya fasilitas pendidikan yang memadai bagi para santri.
Dua rekomendasi lainnya berkaitan dengan penguatan peran pesantren di tingkat daerah. FKPP meminta agar peringatan Hari Santri ditetapkan sebagai agenda tahunan tetap Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Selain itu, FKPP mengusulkan agar camat dan kepala desa diinstruksikan mengimbau masyarakat di wilayah masing-masing untuk mendorong anak-anak melanjutkan pendidikan ke pondok pesantren setiap tahun.
Melalui enam rekomendasi tersebut, FKPP berharap pemerintah daerah memperkuat kontribusi pesantren dalam pendidikan keagamaan dan umum, pembinaan akhlak, serta pengembangan kemandirian santri.
Dalam dokumen rekomendasinya, FKPP menegaskan bahwa keberadaan pondok pesantren merupakan salah satu kekuatan sosial keagamaan yang perlu dikembangkan melalui sinergi antara lembaga pesantren, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Laporan : Jangs**


Komentar