Religi
Beranda » Maulid Nabi di Parimo, Abdul Sahid Dorong Penguatan Akhlak Generasi Muda

Maulid Nabi di Parimo, Abdul Sahid Dorong Penguatan Akhlak Generasi Muda

Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kamis, 17 September 2026. Foto : Mad Daniali

PARIGI MOUTONG, Toraranga.com – Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid mengajak masyarakat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan kepedulian terhadap generasi muda. Ia menilai penyalahgunaan narkoba dan perkembangan teknologi informasi menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama.

Pesan itu disampaikan Abdul Sahid saat membacakan sambutan Bupati Parigi Moutong Erwin Burase dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis, 17 September 2026.

Peringatan Maulid Nabi tersebut mengangkat semangat mencintai Rasulullah SAW, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta mendorong peran strategis Wanita Islam Al-Khairaat dalam pembinaan umat.

Abdul Sahid mengatakan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Menurut dia, peringatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menghidupkan kembali kecintaan kepada Rasulullah melalui perilaku dan pengamalan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Cinta kepada Rasulullah SAW harus kita buktikan melalui perilaku dan pengamalan ajaran beliau,” kata Abdul Sahid.

Tekan Kasus TBC Hingga Pelosok, Desa Kayuboko Jadi Desa Siaga Tuberkulosis

Ia mengatakan Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya menjaga persaudaraan, menghormati sesama, membangun kepedulian, dan menghadirkan kedamaian di tengah masyarakat.

Karena itu, Abdul Sahid mengingatkan masyarakat agar perbedaan pandangan dan pilihan tidak menjadi alasan untuk memutus persaudaraan serta silaturahmi.

“Kita boleh berbeda pandangan, tetapi jangan sampai kehilangan persaudaraan. Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai kehilangan silaturahmi,” ujarnya.

Selain persoalan persaudaraan, Abdul Sahid menekankan pentingnya peran perempuan, khususnya ibu, dalam pembinaan generasi muda. Menurut dia, keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak untuk memperoleh pendidikan agama, pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan tanggung jawab.

Ia berharap Wanita Islam Al-Khairaat terus berperan dalam meningkatkan pendidikan keagamaan, membina generasi muda, serta menanamkan akhlakul karimah di tengah masyarakat.

Resmi Dilantik, Kadis Kesehatan Parimo Geber Percepatan Eliminasi TBC

Menurut Abdul Sahid, tantangan pembinaan generasi muda semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. Penggunaan telepon seluler dan akses terhadap beragam informasi, kata dia, perlu mendapat perhatian orang tua dan lingkungan sekitar.

“Ini tugas kita ke depan. Kita tuntun anak-anak kita, kita jaga anak-anak kita sehingga mereka tidak terjerumus dalam dunia yang tidak kita inginkan,” katanya.

Selain perkembangan teknologi, Abdul Sahid menyoroti peredaran narkoba di Kabupaten Parigi Moutong. Ia meminta orang tua, guru, dan pemerintah memperkuat pengawasan serta membangun kepedulian bersama untuk mencegah generasi muda terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

“Peredaran narkoba ini menjadi tantangan kita bersama. Saya mohon kepada kita semua, mari kita bergerak bersama, baik orang tua, guru maupun pemerintah, untuk memperhatikan peredaran narkoba ini,” ujarnya.

Menurut dia, penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak terhadap individu, tetapi juga dapat mengganggu kehidupan sosial dan keamanan masyarakat.

Pisah Sambut Kapolda Sulteng, Rizal Irawan Soroti Kelestarian Alam

Abdul Sahid mengatakan pemerintah bersama DPRD Kabupaten Parigi Moutong telah membahas sejumlah langkah untuk menghadapi persoalan tersebut. Salah satunya, kata dia, kemungkinan penguatan pendekatan hukum adat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Abdul Sahid menyampaikan kondisi keamanan di Kabupaten Parigi Moutong secara bertahap menunjukkan perkembangan positif. Ia menyebut aktivitas masyarakat pada malam hari kini semakin banyak berlangsung di berbagai wilayah.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah melaksanakan acara dan dilaksanakan pada malam hari. Ini menunjukkan keamanan di Kabupaten Parigi Moutong sedikit demi sedikit sudah membaik,” katanya.

Ia berharap kondisi keamanan tersebut terus dijaga melalui kebersamaan dan upaya mencegah konflik di tengah masyarakat.

“Kalau di tengah masyarakat selalu terjadi keributan, Kabupaten Parigi Moutong tidak akan aman,” ujarnya.

Abdul Sahid menegaskan pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Menurut dia, pembangunan juga perlu diikuti dengan pembentukan karakter masyarakat yang beriman, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial.

Ia kemudian mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum introspeksi untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan keluarga serta bermasyarakat.

Abdul Sahid juga meminta dukungan dan doa masyarakat bagi keberlanjutan pemerintahan Kabupaten Parigi Moutong di bawah kepemimpinan Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid.

“Saya mohon kepada seluruh masyarakat Kabupaten Parigi Moutong, khususnya Wanita Islam Al-Khairaat, mendoakan perjalanan pemerintahan kami agar kami dapat menjalankan amanah sesuai visi dan misi yang kami sampaikan,” pungkasnya.

Laporan : Ois Bakri**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *