Lingkungan
Beranda » Tinjau Sungai Air Panas, Wabup Abdul Sahid Tekankan Keberlanjutan Hasil Normalisasi

Tinjau Sungai Air Panas, Wabup Abdul Sahid Tekankan Keberlanjutan Hasil Normalisasi

Tinjau Sungai Air Panas, Wabup Abdul Sahid Tekankan Keberlanjutan Hasil Normalisasi. Foto: Diskominfo Parimo.

PARIGI MOUTONG, Toraranga.com – Wakil Bupati Parigi Moutong, H. Abdul Sahid, menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan hasil normalisasi Sungai di Desa Air Panas agar fungsi aliran sungai tetap terjaga dan risiko pendangkalan dapat dicegah. Hal tersebut disampaikan saat meninjau langsung pelaksanaan kegiatan normalisasi sungai bersama Tim Satuan Tugas (Satgas), Sabtu (8/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Abdul Sahid menyampaikan bahwa pekerjaan reklamasi dan normalisasi sungai secara keseluruhan telah selesai dilaksanakan. Meski demikian, masih terdapat beberapa ruas jalan yang perlu diperbaiki sebagai bagian dari penyempurnaan hasil pekerjaan.

“Alhamdulillah, setelah kami tinjau kembali, pelaksanaan kegiatan reklamasi dan normalisasi sungai ini sudah selesai. Hanya tersisa beberapa ruas jalan yang harus diperbaiki. Saya telah berpesan kepada kepala tim pelaksana, agar kegiatan ini selanjutnya duduk bersama Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa,” ujar H. Abdul Sahid.

Menurut Abdul Sahid, selesainya pekerjaan normalisasi perlu diikuti dengan pemeliharaan dan pengawasan secara rutin. Hal tersebut penting agar kondisi sungai tetap terjaga dan tidak kembali mengalami pendangkalan yang berpotensi menyulitkan penanganan di kemudian hari.

“Harus ada rutinitas pemeliharaan dan pengawasan aliran sungai. Jika hal ini dilakukan secara berkala, kami yakin sungai akan tetap berfungsi baik dan risiko pendangkalan dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.

Pisah Sambut Kapolda Sulteng, Rizal Irawan Soroti Kelestarian Alam

Ia menilai keberlanjutan hasil pekerjaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai.

Partisipasi masyarakat dinilai penting dalam menjaga kebersihan dan fungsi sungai serta mengawasi kondisi aliran apabila terjadi perubahan yang berpotensi mengganggu fungsi sungai.

Abdul Sahid juga meminta agar Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa turut mengambil peran dalam menjaga keberlanjutan hasil normalisasi. Koordinasi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan agar pemeliharaan dapat dilakukan secara teratur dan persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti.

Selain memastikan pekerjaan normalisasi telah selesai, peninjauan tersebut menjadi bagian dari evaluasi pemerintah daerah terhadap kondisi sungai setelah dilakukan penanganan. Beberapa ruas jalan yang masih memerlukan perbaikan akan menjadi bagian dari penyempurnaan pekerjaan di lapangan.

Di akhir pernyataannya, Abdul Sahid mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan.

BPBD Parigi Moutong Tanam Pohon di Bantaran Sungai Sibalago Cegah Longsor

Menurutnya, pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan akan memastikan manfaat normalisasi sungai dapat dirasakan dalam jangka panjang, sekaligus mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

Laporan: Ejang

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *