PARIGI MOUTONG, Toraranga.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-20 tingkat Kecamatan Tinombo Selatan resmi dimulai. Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, membuka langsung kegiatan tersebut di Desa Tada Utara, Jumat malam (24/7/2026), sekaligus mengajak masyarakat memperkuat pembinaan generasi muda melalui nilai-nilai Al-Qur’an.
Pembukaan MTQ turut dihadiri Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid, anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, unsur Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kafilah yang mewakili desa-desa di Kecamatan Tinombo Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati menilai MTQ memiliki makna lebih luas daripada sekadar kompetisi seni membaca Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun lingkungan masyarakat yang religius sekaligus menanamkan nilai moral dan akhlak kepada generasi muda.
Bupati mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan MTQ, mulai dari pemerintah kecamatan, panitia, tokoh agama, masyarakat hingga para pihak yang memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
Menurut Erwin, keberadaan MTQ perlu dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan tidak hanya dipelajari, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah pelaksanaan MTQ, Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap persoalan narkotika yang dinilainya menjadi salah satu ancaman serius bagi generasi muda. Ia meminta pencegahan penyalahgunaan narkoba dilakukan secara bersama-sama dan tidak hanya mengandalkan pemerintah.
“Narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan daerah dan bangsa. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda untuk bersama-sama menyatakan perang terhadap narkoba! Jangan pernah beri ruang sedikit pun bagi peredarannya di lingkungan kita,” ajaknya penuh semangat.
Bupati menilai keluarga, lingkungan pendidikan, tokoh agama, serta masyarakat memiliki peran penting dalam memberikan pengawasan sekaligus membangun ketahanan moral anak-anak dan remaja.
Ia juga mengaitkan upaya pencegahan narkoba dengan penguatan nilai-nilai keagamaan. Menurutnya, pembinaan melalui ajaran Al-Qur’an dapat menjadi salah satu fondasi dalam membentuk generasi yang memiliki karakter, mampu menjaga diri, serta memiliki arah hidup yang positif.
Pemkab Parigi Moutong, kata dia, akan terus membangun sinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), aparat penegak hukum, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh unsur masyarakat untuk memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta para peserta MTQ menjadikan kompetisi sebagai bagian dari proses pengembangan diri. Peserta diharapkan tampil dengan kemampuan terbaik, menjaga sportivitas, sekaligus menjadikan MTQ sebagai momentum memperdalam pemahaman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Sementara kepada Dewan Hakim, Bupati mengingatkan agar seluruh proses penilaian dilakukan secara profesional dan berintegritas.
“Kepada Dewan Hakim, jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Junjung tinggi kejujuran, objektivitas, dan profesionalisme dalam memberikan penilaian,” tambahnya.
Setelah seluruh rangkaian pembukaan berlangsung, Bupati secara resmi menandai dimulainya MTQ ke-20 tingkat Kecamatan Tinombo Selatan dengan mengucapkan lafaz “Bismillahirrahmanirrahim”.
Pelaksanaan MTQ tersebut diharapkan tidak hanya melahirkan peserta berprestasi, tetapi juga memperkuat pembinaan generasi Qur’ani yang beriman, berakhlak, berilmu dan memiliki ketahanan diri terhadap berbagai ancaman sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba.


Komentar