Ragam
Beranda » Disporapar Parigi Moutong Padukan Kemah Pemuda dan Promosi Wisata

Disporapar Parigi Moutong Padukan Kemah Pemuda dan Promosi Wisata

PARIGI MOUTONG, Toraranga.com – Kawasan wisata Vatumatando di Desa Parigimpu’u, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, diproyeksikan menjadi lokasi Kemah Pemuda dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Parigi Moutong merencanakan kegiatan itu berlangsung satu atau dua hari sebelum peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober.

“Pelaksanaannya direncanakan satu atau dua hari sebelum Hari Sumpah Pemuda,” ujar Kepala Disporapar Parigi Moutong, Enang Pandake, ditemui Jumat, 25 September 2026.

Kemah Pemuda tidak sekadar dirancang sebagai kegiatan perkemahan. Disporapar ingin menjadikannya bagian dari promosi desa wisata yang dikelola masyarakat melalui kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Sejumlah kegiatan kepemudaan juga akan digelar, antara lain pelatihan kewirausahaan. Salah satu materi yang disiapkan ialah pemanfaatan sampah menjadi barang yang memiliki nilai guna.

Tekan Kasus TBC Hingga Pelosok, Desa Kayuboko Jadi Desa Siaga Tuberkulosis

“Ada pelatihan bagaimana memanfaatkan sampah menjadi barang yang bisa digunakan, misalnya tempat sampah. Hasil dari pelatihan itu, akan diserahkan pada Pokdarwis untuk digunakan di Desa Wisata tersebut,” jelasnya.

Enang mengatakan konsep kegiatan disusun agar keberadaan peserta kemah turut memberi manfaat bagi masyarakat setempat, terutama Pokdarwis yang mengelola kawasan wisata Vatumatando.

Menurut dia, pelaksanaan kegiatan tidak harus menggunakan tenda dan perlengkapan yang disewa dari luar. Fasilitas yang tersedia di desa wisata dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan.

Konsep tersebut, kata Enang, sekaligus menjadi cara untuk memperkenalkan destinasi wisata kepada peserta dan masyarakat yang datang. Kegiatan kepemudaan diharapkan tidak berhenti pada aktivitas seremonial, tetapi juga membuka peluang manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Jadi bukan hanya kita camping, tetapi bagaimana kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi Pokdarwis dan masyarakat. Kita manfaatkan fasilitas yang ada di desa wisata sekaligus mempromosikan lokasi tersebut,” ujarnya.

Resmi Dilantik, Kadis Kesehatan Parimo Geber Percepatan Eliminasi TBC

Enang menegaskan pemerintah daerah tidak mengambil alih pengelolaan desa wisata. Pemerintah, kata dia, berperan sebagai pendamping agar masyarakat dan pemerintah desa dapat mengembangkan potensi wisata yang dimiliki.

Melalui Kemah Pemuda, Disporapar berharap Vatumatando semakin dikenal. Di saat yang sama, kawasan wisata itu dapat menjadi ruang bagi pemuda untuk mengembangkan kegiatan yang produktif sekaligus memberi dampak bagi masyarakat setempat.

Laporan : Ois Bakri**

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *