Ekonomi Ragam
Beranda » Bupati Erwin Burase Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat Jangkau Wilayah Kepulauan

Bupati Erwin Burase Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat Jangkau Wilayah Kepulauan

Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 . Foto: Istimewa

PARIGI MOUTONG, Toraranga.com – Pemerataan akses masyarakat terhadap uang Rupiah yang layak edar kembali menjadi perhatian melalui pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026. Program Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut (TNI AL) tersebut dilepas dari Pelabuhan Kelas III Parigi, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Selasa (7/7/2026).

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, hadir dalam pelepasan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program yang menyasar masyarakat di wilayah kepulauan dengan akses layanan keuangan yang masih terbatas.

ERB merupakan program kolaboratif Bank Indonesia dan TNI AL untuk membawa layanan kas ke kawasan terdepan, terluar, dan terpencil (3T). Selain memastikan tersedianya uang Rupiah dalam kondisi layak edar, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Rupiah sebagai alat pembayaran sekaligus simbol kedaulatan negara.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Mohammad Irfan Sukarna, mengapresiasi keterlibatan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mendukung keberangkatan ekspedisi tersebut.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memperlancar koordinasi pelayanan kas, terutama untuk masyarakat yang berada di wilayah kepulauan dan membutuhkan akses penukaran uang secara langsung.

Tekan Kasus TBC Hingga Pelosok, Desa Kayuboko Jadi Desa Siaga Tuberkulosis

Pada ERB 2026, Bank Indonesia membawa uang Rupiah layak edar senilai Rp12,24 miliar. Nilai tersebut meningkat sekitar 16 persen dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Dana tersebut akan dibawa menuju lima wilayah kepulauan di Sulawesi Tengah, yakni Wakai, Walea, Salakan, Banggai, dan Bokan. Di wilayah tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan layanan kas keliling untuk memperoleh uang layak edar sekaligus menukarkan uang yang kondisinya sudah tidak memenuhi standar edar.

Pelayanan yang diberikan tidak terbatas pada transaksi penukaran uang. Tim ekspedisi juga membawa materi edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah) untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai penggunaan dan perawatan uang Rupiah.

Sejumlah layanan kesehatan turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan di wilayah persinggahan. Kehadiran berbagai layanan tersebut diharapkan memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat pulau yang menjadi sasaran ekspedisi.

Mohammad Irfan Sukarna menjelaskan, perkembangan transaksi digital tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan uang tunai di wilayah kepulauan. Kondisi geografis dan keterbatasan akses layanan perbankan membuat uang fisik masih memiliki peran penting dalam aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Resmi Dilantik, Kadis Kesehatan Parimo Geber Percepatan Eliminasi TBC

Karena itu, Bank Indonesia tetap menjaga ketersediaan Rupiah yang berkualitas, termasuk menyediakan fasilitas bagi masyarakat untuk memperoleh uang baru maupun menukarkan uang yang sudah lusuh atau tidak layak edar.

ERB 2026 melibatkan sekitar 15 pegawai Bank Indonesia dari sejumlah kantor perwakilan di Indonesia. Tim tersebut menjalankan misi pelayanan kas sekaligus edukasi kepada masyarakat selama ekspedisi berlangsung.

Bagi Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, dukungan terhadap program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas pelayanan publik bagi masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pesisir dan kepulauan.

Melalui kolaborasi Bank Indonesia, TNI AL, dan pemerintah daerah, Ekspedisi Rupiah Berdaulat diharapkan mampu memastikan masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau tetap memperoleh akses terhadap Rupiah layak edar sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga dan menggunakan Rupiah secara baik.

Papan Digital Masuk Sekolah, Parigi Moutong Hadapi Kendala Internet dan Keamanan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *