PARIGI MOUTONG, Toraranga.com – Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 segera hadir di Kabupaten Parigi Moutong. Menjelang peluncurannya, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mematangkan kesiapan petugas melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Call Taker dan Responder.
Bimtek tersebut dilaksanakan Jumat (14/8/2026) di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan petugas memiliki kemampuan dalam menerima, memverifikasi, mengelola dan meneruskan laporan kedaruratan masyarakat.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bidang E-Government Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong, Harry Rusadi.
Bimtek menghadirkan Direktur Pengembangan Bisnis Trada Telekom Indonesia, Hary Fridayanto, serta Manager Area Indonesia Timur, Ade Nining, sebagai narasumber. Pengetahuan dan pengalaman teknis mengenai layanan 112 juga dibagikan Miftahussalam dan Azza Mahshari dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Donggala.
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai mekanisme pengelolaan laporan kedaruratan. Proses dimulai dari penerimaan laporan oleh Call Taker, penggalian informasi terkait kejadian, pencatatan lokasi dan kondisi korban, hingga meneruskan laporan kepada OPD atau instansi terkait untuk segera ditindaklanjuti.
Materi Bimtek juga mencakup penanganan berbagai jenis keadaan darurat, seperti kebakaran, bencana, kecelakaan, kriminalitas, pohon tumbang, tiang rubuh hingga evakuasi sarang tawon.
Kesiapan petugas menjadi bagian penting dalam pengoperasian layanan 112. Call Taker dituntut mampu menerima dan menggali informasi secara cepat dan akurat, sementara Responder harus mampu memastikan laporan diteruskan dan ditindaklanjuti oleh petugas atau instansi yang berwenang.
Melalui Bimtek tersebut, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap kemampuan Call Taker dan Responder semakin optimal sehingga setiap laporan masyarakat dapat diterima, diverifikasi dan diteruskan dengan cepat serta tepat.
Layanan NTPD 112 dipersiapkan sebagai layanan terpadu yang memberikan akses lebih mudah bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan kondisi darurat. Kehadiran layanan ini juga diharapkan mempercepat koordinasi dan penanganan kejadian di lapangan.
Dengan tahapan persiapan yang terus dilakukan, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong kini mematangkan berbagai kebutuhan teknis dan sumber daya manusia sebelum layanan 112 resmi diluncurkan.
Layanan tersebut diharapkan mampu memberikan respons kedaruratan yang lebih cepat, terkoordinasi dan efektif sehingga masyarakat memiliki akses yang lebih mudah ketika menghadapi kondisi darurat.
Laporan: Ariyanto


Komentar